#!/usr/bin/env python3
# -*- coding: utf-8 -*-
"""Tambahkan catatan harian 14 Okt: pelajari profil TSC + dr. Avril dan penerapan ke caption."""
p = "/home/mantapman/.hermes/profiles/atun/workspace/catatan/2026-10-14.md"
tambahan = """
### TSC: pelajari profil klinik + dr. Avril, terapkan ke caption (14 Okt 2026, 13:2x UTC)
- Bos mengirim PDF "TSC_Evaluasi_Menyeluruh_Okt2026.pdf" (dari Suwarno Bot) dan meminta mempelajari The Skin Code Clinic + dr. Avril selengkapnya.
- Ringkasan PDF: pendapatan 9 bulan Rp 825,5 jt (rata-rata 91,7 jt/bulan, 62% dari penjualan obat); sumber pasien TikTok 70 (naik 14%), spanduk 66, keluarga 59, teman 50, Instagram 45 TURUN 83% (6 pasien Januari jadi 1 pasien September), Facebook 2, brosur 0; situs 107 klik / 6.234 tayangan / CTR 1,72% / posisi 6,9 (Local Pack menelan klik); Cloudflare 81% page view bot; saran: pulihkan IG 3-4x per minggu dengan konten edukasi, TikTok 4-5 video per minggu, rapikan GBP (target 500 tayangan/minggu, balas ulasan, 10 Q&A), pasang tombol WA dan tautan telepon, ganti nama DNI Clinic di Maps, cek domain lama klinikdnisidoarjo.com untuk redirect.
- Riset profil disimpan di `drafts/tsc_profil_dan_dr_avril.md`: dr. Avril Novianto Sp.DVE (Sp.KK) memimpin semua perawatan; klinik kulit dan kelamin SEKALIGUS klinik estetika; buka tiap hari 09.00-19.00; Jl. Kyai Mojo blok a1 No.5 Jerukgamping Krian; WA 0851-1744-4417; dulu DNI Clinic Krian; layanan kulit/kelamin (jerawat, flek, eksim, infeksi, kutil termasuk HPV, PMS, kulit anak, varises, biopsi) plus estetika (facial medis, peeling, laser, microneedling, botox dan filler, PRP, body contouring).
- Tindakan: `tsc_perbarui_caption.py --run` menyisipkan identitas "edukasi kulit dan estetika dari dokter spesialis DVE, buka setiap hari 09.00-19.00" ke caption IG/FB/LinkedIn (Threads versi pendek "dokter Sp.DVE"), lalu memperbarui 68 jadwal 15-31 Okt lewat update_schedule. Diverifikasi baca balik: kalimat identitas tersimpan, status tetap pending.
- Catatan penting untuk Bos: akun TikTok TSC belum terhubung di Repliz (yang ada hanya IG, Threads, FB, LinkedIn), padahal TikTok justru sumber pasien terbanyak menurut PDF.
"""
isi = open(p, encoding="utf-8").read()
if "pelajari profil klinik + dr. Avril" not in isi:
    open(p, "w", encoding="utf-8").write(isi.rstrip("\n") + "\n" + tambahan)
    print("catatan ditambahkan")
else:
    print("sudah ada")
