# Log perbaikan harian tslaw.id (cron tslaw-perbaikan-harian)

Satu perbaikan per hari. Tujuan: hindari mengulang artikel yang sama.

| Tanggal | ID | Artikel | Prioritas | Yang diubah | Kata |
|---|---|---|---|---|---|
| 2026-10-02 | 3230 | /panduan-membuat-surat-wasiat/ | 1 + 2 | Judul SEO, meta desc, fokus kw → kueri nyata ("cara membuat surat wasiat", "berapa biaya buat surat wasiat di notaris"); tambah H2 "Cara Membuat Surat Wasiat Tanpa Notaris" (wasiat olografis, Pasal 932 KUHPerdata) + H3 rincian biaya; perbaiki "TTA Law Firm" → "TS Law Firm" | 803 → 1197 |

| 2026-10-03 | 3208 | /cara-daftar-merek-dagang/ | 1 | Judul SEO + meta desc + fokus kw diselaraskan ke kueri nyata GSC ("pendaftaran merek" 10 tayang, "pendaftaran merek dagang" 8, "daftar merek dagang" 5, "daftar merek" 4, "merek dagang" 3 — semua kini ada di judul/meta); tambah H2 "Pendaftaran Merek Dagang: Ringkasan Cepat" + H2 "Merek Dagang, Merek Jasa, dan Merek Kolektif: Apa Bedanya?"; **koreksi tarif PNBP** (lama: "1,8 juta untuk UMKM" — salah; resmi DJKI: UMK Rp500.000/kelas, umum Rp2.800.000/kelas; perpanjangan Rp1.000.000/Rp3.500.000); +2 FAQ (biaya UMK, beda merek dagang vs jasa); schema FAQPage disusun ulang dari 7 FAQ yang tampil; perbaiki href tombol WA yang rusak; "TSLaw" → "TS Law" (3x) | 1727 → 2263 |

| 2026-10-04 | 3233 | /cara-lapor-polisi-penipuan-online/ | 1 + 2 + 5 | Judul H1/SEO + meta desc + fokus kw diselaraskan ke kueri nyata GSC ("penipuan online lapor kemana", "melaporkan penipuan online", "cara melaporkan penipuan online ke polisi"): fokus kw kini persis kueri teratas. Tambah H2 "Penipuan Online Lapor Kemana? Ini Kanal Resminya" (SPKT, Unit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda, portal Patroli Siber, bank, OJK 157, aduankonten.id + cekrekening.id) dan H2 "Lapor ke Bank Dulu, Baru ke Polisi" (termasuk 1 tautan kontekstual ke pilar /law-firm-surabaya/). +2 FAQ yang benar-benar tampil (kanal lapor; lapor tanpa datang ke kantor polisi) → schema FAQPage diperbarui jadi 7 item. Bonus akurasi: dasar hukum disesuaikan (KUHP baru UU 1/2023 berlaku 2 Jan 2026, Pasal 378 KUHP tak lagi acuan utama; UU ITE → UU 1/2024) dan nama kantor salah "TTA Law Firm" → "TS Law" (2x). | 771 → 1423 |

| 2026-10-05 | 2940 | /6-jenis-surat-kuasa-hukum-dan-fungsinya-yang-wajib-anda-pahami/ | 1 + 2 + 5 | Judul H1/SEO + meta desc + fokus kw diselaraskan ke kueri nyata GSC ("surat kuasa" 4 tayang pos 69,5, "fungsi surat kuasa" 1 tayang): fokus kw "surat kuasa hukum" → "surat kuasa"; H1 → "Surat Kuasa: Fungsi, 6 Jenis, dan Cara Membuatnya yang Sah"; judul SEO → "Fungsi Surat Kuasa dan 6 Jenisnya yang Wajib Diketahui" (54 char). Isi ditulis ulang: judul lama menjanjikan "6 jenis" padahal hanya memuat 3 (khusus/umum/substitusi) → kini 6 jenis nyata (umum, khusus, istimewa, substitusi, mutlak, insidentil) dengan dasar hukum Pasal 1792, 1793, 1795-1796, 1800 KUHPerdata + Pasal 39 ayat (1) huruf d PP No. 24 Tahun 1997 (dicek langsung di PDF peraturan.bpk.go.id). Tambah H2 "Syarat Sah...", "Kapan Perlu Dibuat di Notaris atau PPAT?", "Risiko Penyalahgunaan..." + 1 tautan kontekstual ke pilar /law-firm-surabaya/. +2 FAQ (kuasa istimewa, kuasa mutlak) → schema FAQPage 5 → 7 item. Bonus integritas: 6 paragraf rusak (`<p><p>`) dirapikan; "Tito Supriyanto Law Firm (TSLaw)" → "TS Law". | 738 → 1.472 kata (metode skrip audit: 864 → 1.775 karena JSON-LD ikut terhitung) |

| 2026-10-06 | 2823 | /6-langkah-mengurus-sengketa-tanah-secara-hukum-di-indonesia/ | 1 + 3 + 5 | Ada tayangan GSC (4) tetapi klik NOL di posisi 5,8 untuk kueri nyata "cara mengurus kasus tanah tanpa biaya untuk ekonomi lemah" (fokus lama "cara mengurus sengketa tanah secara hukum" tidak muncul di kueri mana pun). Judul H1 → "Cara Mengurus Sengketa Tanah Secara Hukum: 6 Langkah dan Jalur Tanpa Biaya"; judul SEO → "Cara Mengurus Sengketa Tanah Tanpa Biaya: 6 Langkah" (51 char); meta desc 84 → 155 char, memuat kueri apa adanya (tanpa biaya, ekonomi lemah, Posbakum, LBH, prodeo); fokus kw → "cara mengurus sengketa tanah". Isi penjawab kueri: H2 baru "Cara Mengurus Kasus Tanah Tanpa Biaya untuk Masyarakat Ekonomi Lemah" + 4 H3 (bantuan hukum UU 16/2011 & OBH terakreditasi; Posbakum di PN; prodeo Pasal 237 HIR / 273 RBg + Perma 1/2014; pro bono Pasal 22 UU 18/2003) — semua dasar hukum dicek dulu lewat Serper. +5 FAQ yang benar-benar tampil + schema FAQPage dari 5 Q&A itu; +1 tautan kontekstual ke pilar /law-firm-surabaya/. Integritas: paragraf <p></p> kosong dibuang, 2 paragraf penutup yang menumpuk kata kunci dan mengulang isi dibuang (isinya dipindah ke intro), sapaan "kamu" → "Anda" (aturan Voice 5 Okt), "TSLaw" → "TS Law", teks tombol WA diperbaiki ("TSLaw / ngin konsultasi" → "TS Law / ingin konsultasi soal sengketa tanah"). Tombol WA sudah ada sejak awal, jadi prioritas 4 tidak dikerjakan. | 1.330 → 1.927 (metode audit: 1.330 → 2.191 karena JSON-LD ikut terhitung) |

Catatan: post 3230 sebelum 2 Okt sudah punya tombol WA (wa.me/6281909222026), FAQ + schema FAQPage, dan tautan pilar /law-firm-surabaya/ (dikerjakan 1 Okt 15:16 WIB). Kuota prioritas 3, 4, 5 untuk artikel ini sudah lunas.

Catatan 4 Okt (post 3233): berkas peta tslaw_peta_perbaikan.json (1 Okt) sudah basi — ia masih menandai 3230/3233 "tanpa WA" & "FAQ tanpa skema", padahal keduanya sudah beres 1 Okt 15:0x WIB (modifikasi terakhir 3233 sebelum hari ini: 2026-10-01T15:05:34). Cek selalu lewat REST sebelum mengerjakan. Antrian berikutnya (prioritas 1): #2940 /6-jenis-surat-kuasa-hukum-dan-fungsinya/ (7 tayang, 864 kata, kueri "surat kuasa" 4 tayang pos 69,5) dan #2823 (4 tayang, pos 5,8, 1.330 kata — pos bagus tapi 0 klik, cocok prioritas 1), lalu blok "Baca juga" 3208 yang menautkan /cara-daftar-merek-dagang-2/ (kandidat kanibalisasi) + mengulang tautan sama dua kali.

Catatan 5 Okt (post 2940): perbaikan hari ini = 1 artikel, 1 kali tulis REST (HTTP 200, modified 2026-10-05T10:05:11), diverifikasi baca-ulang REST + halaman live (judul, meta, H2 baru, tautan pilar, tombol WA, schema FAQPage semuanya tampil). 2940 sudah punya tombol WA sejak awal, jadi prioritas 4 tidak dikerjakan. Antrian berikutnya (prioritas 1): #2823 /6-langkah-mengurus-sengketa-tanah-secara-hukum-di-indonesia/ (4 tayang, 0 klik, posisi 5,8, 1.330 kata, tanpa FAQ berskema, tanpa tautan pilar, fokus kw "cara mengurus sengketa tanah secara hukum" tidak muncul di kueri) dan #3057 /8-tips-memilih-kantor-pengacara-surabaya.../ (2 tayang, pos 25-28, 687 kata). Cadangan: #3065 (2 tayang, pos 29-52, 1.653 kata).

Catatan 6 Okt (post 2823): perbaikan hari ini = 1 artikel, 1 kali tulis REST (HTTP 200, modified 2026-10-06T10:03:30), diverifikasi baca-ulang REST + halaman live dengan `?nocache=` (judul, meta 155 char, H2/H3 baru, tautan pilar, tombol WA, FAQ tampil, schema FAQPage semuanya ada; 0 sisa "TSLaw", 0 sisa sapaan "kamu", 0 paragraf kosong, 0 placeholder). Cadangan isi lama tersimpan di tslaw_pemulihan/perbaikan_20261006/ (SEBELUM.html/json, SESUDAH.html, VERIFIKASI.json, live_2823_sesudah.html).

Antrian berikutnya (prioritas 1 + 2): #3057 /7-alasan-mengapa-jasa-pengacara-terbaik-surabaya-wajib-untuk-kasus-bisnis-anda-3/ (2 tayang, pos 25-28, 0 klik, kueri "pengacara surabaya terbaik" & "pengacara terbaik di surabaya", hanya 562 kata — WA, FAQ+skema, dan tautan pilar sudah ada, jadi yang kurang judul/meta selaras kueri + panjang isi). Lalu #3065 /5-layanan-jasa-hukum-surabaya-untuk-umkm-dan-perusahaan-kecil-3/ (2 tayang, pos 29-52, 1.409 kata, WA/FAQ/pilar sudah ada → prioritas 1 saja).

Temuan sampingan untuk Bos (belum dikerjakan, butuh keputusan): artikel 2823 menautkan "Baca juga" ke /cara-mengurus-sengketa-tanah-secara-hukum/ (post 3173, 716 kata, fokus "mengurus sengketa tanah"). Topik 3173 nyaris kembar dengan 2823, jadi keduanya berbagi tayangan untuk kueri yang sama. Pilihannya: jadikan 3173 sebagai artikel pendukung yang diarahkan ke 2823, atau alihkan (301) ke 2823. Redirect butuh Bos karena REST tidak bisa memasang 301.

Catatan 7-10 Okt: baris tabel tidak dilanjutkan; rincian tiap hari ada di tslaw_pemulihan/perbaikan_20261007/ sampai perbaikan_20261010/CATATAN.md (3057, 3065, 3232, 3234).

| 2026-10-11 | 3228 | /cara-mengurus-sertifikat-tanah.htm | 2 | Prioritas 1 sudah habis (7 artikel bertayangan selesai 2-8 Okt). Prioritas 2: artikel 619 kata -> 1.000+ kata. Tambah 4 bagian isi baru: H2 "Tanah Girik, Letter C, dan Petok D: Cara Mengurusnya Menjadi Sertifikat" (5 langkah konversi + catatan PTSL Rp150.000-Rp450.000), H2 "Mengurus Sertifikat Tanah Warisan" (5 dokumen balik nama waris + akibat bila ahli waris tidak sepakat), H2 "Cara Mengecek Status Pengurusan dan Kondisi Bidang Tanah" (Sentuh Tanahku, Bhumi ATR/BPN, sertipikat elektronik Permen ATR/BPN 1/2021), H2 "Pajak yang Muncul saat Balik Nama Tanah" (BPHTB 5% - NPOPTKP, PPh final 2,5% PP 34/2016, rumus tarif ukur luas/500 x HSBKu + Rp100.000). Semua fakta dicek lewat Serper sebelum ditulis. Integritas (bagian dari suntingan yang sama, bukan perbaikan baru): tautan "Baca juga" /cara-mengurus-sengketa-tanah-secara-hukum/ 404 -> .htm (200), dan label merek "TTA Law Firm" -> "TS Law". Judul, slug, meta, fokus kw, tombol WA, skema FAQPage tidak diubah. Tautan pilar /law-firm-surabaya.htm sengaja belum (prioritas 5). | 619 -> 1.307 kata (metode skrip audit: 774 -> 1.462 karena JSON-LD ikut terhitung) |

Catatan 11 Okt (post 3228): 2 kali tulis REST (modified 2026-10-11T10:03:52 dan 10:04:40) — penulisan kedua hanya untuk label merek, terpisah agar tiap perubahan punya backup + verifikasi sendiri. Verifikasi: baca-ulang REST (3 sisipan + 1 tautan dibalik identik dengan versi sebelum) dan halaman publik https://www.tslaw.id/cara-mengurus-sertifikat-tanah.htm (HTTP 200; 4 bagian baru tampil; 1 tombol WA; 1 skema FAQPage; tautan .htm hidup 200; 0 sisa alamat lama; 0 sisa "TTA Law Firm"). GSC/GA4 tetap tidak bisa ditarik: token OAuth atun masih dicabut (invalid_grant, app status Testing) — angka dari snapshot audit 8 Okt 2026.

## Antrian berikutnya (prioritas 2, artikel 600-900 kata): #3177 /konsultasi-hukum-kapan-dan-mengapa/ (505 kata, 1 sesi GA4, tanpa tautan pilar), #2931 /6-cara-mendapatkan-bantuan-hukum-gratis-di-surabaya.../ (860 kata, sudah ada tautan pilar), #2944 /7-langkah-hukum-menagih-utang-piutang.../ (899 kata, tanpa tautan pilar). #3179 sudah selesai 12 Okt.

| 2026-10-12 | 3179 | /panduan-pendirian-pt-untuk-pelaku-usaha.htm | 2 | Prioritas 1 habis (7 artikel bertayangan selesai 2-8 Okt). Prioritas 2: artikel 578 kata -> 1.921 kata. Tambah 6 bagian baru: H2 "Dasar Hukum Pendirian PT di Indonesia" (UU 40/2007, UU 6/2023, PP 8/2021, SABH/AHU), H2 "Syarat Pendirian PT Sebelum ke Notaris" (4 butir: pendiri Pasal 7(1); nama Pasal 16; modal 25% Pasal 33(1) + PP 8/2021; domisili sesuai zonasi), H3 baru "5. Urus NPWP Badan dan Buka Rekening atas Nama PT", H2 "Berapa Biaya dan Berapa Lama Pendirian PT?" (notaris UMKM modal ≤Rp25 juta = Rp1 juta per portal AHU; pasar Rp3-10 juta; tarif PNBP diperbarui PP 30/2026 sejak 1 Agu 2026), H2 "PT Perorangan: Mendirikan PT dengan Satu Orang" (satu pendiri WNI, kriteria UMK PP 7/2021, Pernyataan Pendirian elektronik, badan hukum sejak sertifikat SABH), H2 "Kewajiban Setelah PT Berdiri" (RUPS ≤6 bulan Pasal 78(2) + pelaporan RUPS ke SABH Permenkum 49/2025; LKPM triwulan; pajak PPh badan 22%/Pasal 31E/final 0,5%; perubahan data Pasal 94(7)); Modal & Struktur Saham +3 butir istilah; PT vs CV +1 paragraf; Kesalahan Umum +4 butir; FAQ 5 -> 7 butir + schema FAQPage 7 item. Integritas (suntingan yang sama): urutan H2 dibetulkan (Kesimpulan/tombol/Baca juga kini di akhir), 3 paragraf `<p><p>` rusak dirapikan, 2 tautan "Baca juga" 404 -> .htm (200) + anchor terpotong dilengkapi. Judul/slug/meta/fokus/tombol WA tidak diubah (tidak ada kueri nyata). | 578 -> 1.921 |

Temuan untuk Bos (belum dikerjakan, butuh keputusan): label merek "TTA Law Firm" masih ada di 5 artikel lain: #3205, #3207, #3219, #3232, #3234 (3205/3207/3219 belum pernah disentuh cron; 3232 dan 3234 sudah digarap 9-10 Okt tapi labelnya belum diperbaiki). Selain itu, peralihan permalink `.htm` (10 Okt) juga mematikan alamat pilar /law-firm-surabaya/ -> yang benar /law-firm-surabaya.htm, dan ada 93 tautan internal di 11 draft listikel (#3532-#3707) yang masih memakai alamat lama (lihat drafts/tslaw_alamat_rusak_20261010.md).
