#!/usr/bin/env python3
# -*- coding: utf-8 -*-
"""Caption carousel TSC — sudah memuat identitas klinik (dokter Sp.DVE)."""

CAROUSEL = {'kulit-sensitif': {'kode': 'ksn',
                    'judul': 'Kulit\nsensitif',
                    'kicker': 'Perawatan dasar',
                    'aksen': 'bukan kulit yang rusak',
                    'foto': 'tsc_ads_sample/pex_06_19999456.jpg',
                    'corak': 'biru',
                    'foto_pusat': (800, 850),
                    'foto_radius': (430, 540),
                    'ringkas': ['Bereaksi lebih cepat: merah, perih, gatal, atau kencang.',
                                'Bukan satu penyakit, dan penyebabnya bisa berbeda-beda.',
                                'Kuncinya kurangi langkah, jaga kelembapan, lindungi dari matahari.'],
                    'slide': [{'judul': 'Kenapa jadi mudah reaktif',
                               'kicker': 'Penyebab',
                               'blok': [('lead',
                                         'Lapisan pelindung kulit bekerja seperti tembok. Ketika susunannya melemah, '
                                         'zat dari luar lebih mudah masuk dan kulit meresponsnya dengan peradangan.'),
                                        ('sub', 'Yang paling sering melemahkan lapisan pelindung'),
                                        ('poin',
                                         ['Pembersih terlalu keras atau dipakai terlalu sering.',
                                          'Eksfoliasi berlebihan, apalagi scrub dan asam dipakai bersamaan.',
                                          'Terlalu banyak produk baru dalam waktu bersamaan.',
                                          'Udara kering, polusi, angin, dan matahari tanpa pelindung.',
                                          'Kondisi kulit tertentu seperti eksim, dermatitis, atau rosacea.']),
                                        ('sub', 'Pemicu yang sering membuat kambuh'),
                                        ('poin',
                                         ['Berganti produk terlalu cepat sebelum sempat menilai hasilnya.',
                                          'Menggabungkan beberapa bahan aktif dalam satu kali pemakaian.',
                                          'Membasuh wajah dengan air panas dan menggosok terlalu kencang.',
                                          'Melewatkan tabir surya, terutama saat cuaca terik.']),
                                        ('catatan',
                                         'Catat produk dan kejadian yang mendahului reaksi. Tiga sampai empat pekan '
                                         'biasanya sudah menunjukkan polanya.')]},
                              {'judul': 'Rawat dan kenali batasnya',
                               'kicker': 'Perawatan dan kapan ke dokter',
                               'blok': [('lead',
                                         'Kurangi jumlah langkah, jaga kelembapan, lindungi kulit dari matahari.'),
                                        ('sub', 'Rutinitas harian'),
                                        ('poin',
                                         ['Pembersih lembut dua kali sehari, kulit tidak terasa kencang setelahnya.',
                                          'Pelembap dengan ceramide atau gliserin, dipakai saat kulit masih lembap.',
                                          'Tabir surya SPF 30 ke atas setiap hari, termasuk di dalam ruangan.',
                                          'Produk baru satu per satu, jeda dua pekan, uji di belakang telinga.',
                                          'Hentikan produk yang memicu kemerahan, dan pakai air bersuhu ruang.']),
                                        ('sub', 'Bahan yang perlu dicermati'),
                                        ('tubuh',
                                         'Alkohol kadar tinggi, pewangi, dan asam kuat lebih sering menimbulkan rasa '
                                         'perih. Ceramide, niacinamide ringan, dan hyaluronic acid umumnya lebih '
                                         'diterima.'),
                                        ('sub', 'Kapan sebaiknya diperiksa'),
                                        ('poin',
                                         ['Kemerahan tidak membaik setelah dua sampai tiga pekan.',
                                          'Ruam menyebar, berair, atau menimbulkan luka.',
                                          'Muncul bengkak di wajah, bibir, atau kelopak mata.'])],
                               'cta': True}],
                    'caption_ig': 'Kulit terasa perih begitu coba produk baru, memerah setelah sebentar kena matahari, '
                                  'atau kencang dan panas padahal tidak sedang berjerawat. Bagi sebagian orang ini '
                                  'berulang terus, sampai memilih sabun pun jadi menegangkan.\n'
                                  '\n'
                                  'Kulit yang mudah bereaksi umumnya bukan kulit yang rusak permanen. Lapisan '
                                  'pelindungnya bekerja kurang optimal, sehingga zat yang seharusnya tidak mengganggu '
                                  'jadi terasa mengganggu. Yang melemahkannya antara lain pembersih yang terlalu '
                                  'keras, eksfoliasi berlebihan, terlalu banyak produk baru sekaligus, udara kering '
                                  'dan polusi, kondisi seperti eksim atau rosacea, serta perubahan hormon dan stres.\n'
                                  '\n'
                                  'Prinsip perawatannya justru mengurangi, bukan menambah: pembersih lembut, pelembap '
                                  'dengan ceramide atau gliserin, tabir surya SPF 30 ke atas setiap hari, dan produk '
                                  'baru ditambahkan satu per satu dengan jeda dua pekan. Produk yang memicu kemerahan '
                                  'sebaiknya dihentikan, bukan dipaksa sampai habis.\n'
                                  '\n'
                                  'Kalau kemerahan tidak membaik setelah dua sampai tiga pekan, ruam menyebar atau '
                                  'berair, atau muncul bengkak, sebaiknya diperiksa supaya penyebabnya jelas.\n'
                                  '\n'
                                  'Produk apa yang paling sering bikin kulitmu perih? Cerita di komentar.\n'
                                  '\n'
                                  'The Skin Code Clinic Krian, Sidoarjo — edukasi kulit & estetika dari dokter '
                                  'spesialis DVE (dermatologi, venereologi, estetika). Buka setiap hari 09.00–19.00.\n'
                                  '\n'
                                  '📲 Konsultasi & booking via WhatsApp: 0851-1744-4417\n'
                                  '\n'
                                  '#theskincodeclinic #dokterkulit #klinikkulit #kulitsensitif #skincare '
                                  '#perawatankulit',
                    'caption_threads': 'Kulit perih begitu coba produk baru, memerah setelah kena matahari, atau '
                                       'kencang padahal tidak berjerawat. Biasanya bukan kulit yang rusak permanen.\n'
                                       '\n'
                                       'Lapisan pelindungnya melemah: pembersih keras, eksfoliasi berlebihan, terlalu '
                                       'banyak produk baru, atau polusi.\n'
                                       '\n'
                                       'Perawatannya justru mengurangi: pembersih lembut, pelembap, tabir surya tiap '
                                       'hari.\n'
                                       '\n'
                                       'Produk apa yang paling sering bikin kulitmu perih?',
                    'caption_linkedin': 'Kulit sensitif adalah keadaan ketika kulit bereaksi lebih cepat dibanding '
                                        'kulit pada umumnya: kemerahan, rasa perih, gatal, sensasi terbakar, atau '
                                        'kulit yang terasa kencang setelah dibersihkan.\n'
                                        '\n'
                                        'Yang perlu dipahami, sensitif bukan satu penyakit dengan satu penyebab. '
                                        'Istilah ini dipakai untuk beberapa kondisi yang gejalanya mirip. Ada kulit '
                                        'yang memang tipis dan mudah merah sejak lama, ada juga kulit yang sebelumnya '
                                        'biasa saja lalu berubah reaktif setelah memakai produk tertentu atau '
                                        'menjalani perawatan terlalu sering. Karena asalnya berbeda, penanganannya '
                                        'juga tidak bisa disamakan.\n'
                                        '\n'
                                        'Lapisan pelindung kulit bekerja seperti tembok. Sel kulit tersusun rapat dan '
                                        'direkatkan minyak alami serta zat penjaga kelembapan. Selama susunannya utuh, '
                                        'iritan dari luar sulit masuk. Yang paling sering melemahkannya:\n'
                                        '• Pembersih yang terlalu keras atau dipakai terlalu sering\n'
                                        '• Eksfoliasi berlebihan, apalagi scrub dan asam dipakai bersamaan\n'
                                        '• Terlalu banyak produk baru dalam waktu bersamaan\n'
                                        '• Udara kering, polusi, angin, dan paparan matahari tanpa pelindung\n'
                                        '• Kondisi kulit tertentu seperti eksim, dermatitis, atau rosacea\n'
                                        '• Perubahan hormon dan tingkat stres\n'
                                        '\n'
                                        'Perlu dibedakan dari alergi kulit. Alergi melibatkan reaksi sistem imun '
                                        'terhadap zat tertentu dan umumnya muncul di area yang bersentuhan langsung '
                                        'dengan zat itu. Pada kulit sensitif, reaksinya bisa muncul di mana saja '
                                        'karena sumbernya ada pada lapisan pelindung yang melemah.\n'
                                        '\n'
                                        'Prinsip perawatan hariannya sederhana: kurangi jumlah langkah, jaga '
                                        'kelembapan, dan lindungi kulit dari matahari. Pembersih lembut dua kali '
                                        'sehari, pelembap dengan ceramide atau gliserin saat kulit masih sedikit '
                                        'lembap, tabir surya SPF 30 ke atas setiap hari, serta produk baru yang '
                                        'ditambahkan satu per satu dengan jeda dua pekan. Bahan seperti alkohol kadar '
                                        'tinggi, pewangi, dan asam berkonsentrasi kuat sebaiknya diatur pemakaiannya.\n'
                                        '\n'
                                        'Sebagian kasus cukup dibantu dengan perbaikan rutinitas. Namun bila kemerahan '
                                        'tidak membaik setelah dua sampai tiga pekan, ruam menyebar atau berair, '
                                        'muncul bengkak di wajah atau kelopak mata, atau kulit terasa panas disertai '
                                        'nyeri, sebaiknya diperiksa supaya penyebabnya jelas dan tidak salah '
                                        'ditangani.\n'
                                        '\n'
                                        'The Skin Code Clinic Krian, Sidoarjo. Pemeriksaan dan tindakan estetika '
                                        'dilakukan dokter spesialis DVE (dermatologi, venereologi, estetika). Buka '
                                        'setiap hari 09.00–19.00.\n'
                                        '\n'
                                        'Konsultasi & booking via WhatsApp: 0851-1744-4417\n'
                                        '\n'
                                        '#klinikkulit #dermatologi #perawatankulit #kulitsensitif #kesehatankulit'}}
