# Google Ads

## Struktur kampanye

```
Akun
└── Kampanye        (tujuan, anggaran, jaringan)
    └── Grup iklan  (kumpulan kata kunci yang sejenis)
        ├── Kata kunci
        └── Iklan
```

Aturan menata yang terbukti: satu grup iklan untuk satu maksud pencarian. Menggabungkan "servis mobil" dan "jual mobil" dalam satu grup membuat iklan dan halaman pendaratan tidak nyambung, dan biaya per kliknya membengkak.

## Jenis pencocokan kata kunci

| Jenis | Bentuk | Perilaku |
|---|---|---|
| Frasa | `"servis mobil surabaya"` | Urutan tetap, bisa disisipi kata lain |
| Persis | `[servis mobil surabaya]` | Harus sama persis (termasuk variasi dekat) |
| Luas | `servis mobil surabaya` | Bisa melenceng jauh — perlu dipantau |
| Negatif | `-murah` | Mencegah iklan muncul untuk kata yang tidak diinginkan |

Untuk anggaran kecil, **frasa dan persis** adalah sahabat. Kata kunci luas pada akun kecil biasanya menghabiskan dana untuk pencarian yang tidak relevan.

## Konversi: penentu hidup-matinya akun

Iklan tanpa konversi yang benar ibarat mengemudi dengan mata tertutup. Google akan mengoptimalkan ke arah yang salah — biasanya ke arah orang yang paling mudah mengklik, bukan yang paling mungkin membeli.

Tiga jalur pelacakan konversi:
1. **Impor dari GA4** (paling praktis): tandai peristiwa utama di GA4, lalu impor ke Google Ads.
2. **Tag konversi langsung** dari Google Ads (perlu GTM).
3. **Panggilan telepon dan formulir** lewat ekstensi dan tag tersendiri.

Untuk klien kita yang mayoritas mengandalkan WhatsApp, konversi yang paling dekat dengan uang adalah **klik WhatsApp**. Halaman yang dihitung sebagai konversi (mis. "pemuatan halaman") adalah konversi palsu — dan itu yang terjadi di akun DAS.

## Keyword Planner

Alat riset kata kunci di dalam Google Ads. Yang perlu diperhatikan saat membaca angkanya:
- Volume ditampilkan sebagai **rentang** karena pembulatan.
- Volume bergantung pada **setelan lokasi dan bahasa** saat diunduh — ini sering membuat dua berkas berbeda jauh isinya.
- `Competition` menunjukkan persaingan iklan, **bukan** tingkat kesulitan SEO.

Catatan teknis: **API Google Ads membutuhkan developer token**, yang permohonannya manual dan butuh akun aktif. Tanpa itu, satu-satunya jalur resmi adalah berekspor CSV dari antarmuka Keyword Planner — dan itu yang kita pakai sekarang untuk DAS.

## Membaca laporan yang masuk akal

- **Search terms** (bukan Search keywords): kata yang benar-benar diketik orang. Di sini kita menemukan pemborosan dana dan peluang kata negatif.
- **Impression share**: seberapa besar bagian tayangan yang kita rebut. Kalau rendah karena anggaran, itu soal dana; kalau rendah karena peringkat, itu soal relevansi dan tawaran.
- Catat: pada akun DAS, GA4 hanya mencatat **7 sesi dari Paid Search dalam 90 hari** — angka yang jauh terlalu kecil untuk disebut berjalan.

## Sumber resmi

- Panduan Google Ads: https://support.google.com/google-ads/answer/6146252
- Opsi pencocokan kata kunci: https://support.google.com/google-ads/answer/7478529
- Keyword Planner: https://support.google.com/google-ads/answer/7337243
- Pelacakan konversi: https://support.google.com/google-ads/answer/1722054
- Google Ads API: https://developers.google.com/google-ads/api/docs/start

## Catatan penerapan

- Sebelum menaikkan anggaran: pastikan **tiga hal** beres — konversi benar, halaman pendaratan cepat, dan kata kunci negatif terpasang.
- Untuk klien multi-cabang, pisahkan kampanye per kota supaya laporan biaya per hasil tidak tercampur.
- Simpan CSV Keyword Planner per lokasi; volume berbeda antara kueri nasional dan kota, dan itu memengaruhi keputusan kata kunci mana yang layak dikejar lebih dulu.
