Pernah nggak sih kamu tiba-tiba sadar ada bintik-bintik gelap di wajah? Atau area tertentu di pipi mulai berwarna lebih tua dibanding kulit sekitarnya? Tenang, kamu nggak sendirian. Flek hitam atau hiperpigmentasi adalah salah satu keluhan kulit paling umum yang dialami banyak orang, terutama perempuan di atas usia 25 tahun.
Flek hitam memang bukan masalah kesehatan yang berbahaya, tapi bagi sebagian besar orang, keberadaannya cukup mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Nah, sebelum kita bahas cara mengatasinya, penting banget buat tahu dulu apa saja penyebab flek hitam ini muncul.
Flek hitam adalah area kulit yang berwarna lebih gelap dibandingkan dengan kulit di sekitarnya. Ini terjadi karena produksi melanin (pigmen alami kulit) yang berlebihan di area tertentu. Secara medis, kondisi ini disebut hiperpigmentasi.
Ada beberapa jenis flek hitam yang umum terjadi:
Ini penyebab paling umum dan paling utama. Sinar UV dari matahari merangsang sel melanosit untuk memproduksi melanin berlebih sebagai bentuk perlindungan. Sayangnya, produksi yang berlebihan ini justru membuat kulit jadi belang dan muncul flek hitam.
Banyak orang merasa cukup pakai sunscreen sekali di pagi hari, padahal paparan UV bisa terjadi sepanjang hari. Apalagi kalau kamu sering beraktivitas di luar ruangan antara jam 10 pagi sampai 4 sore.
Yang perlu diperhatikan: sinar UVA bisa menembus awan dan kaca lho. Jadi meskipun cuaca mendung atau kamu di dalam mobil, risiko flek hitam tetap ada.
Perubahan hormon adalah penyebab utama melasma. Ini sering terjadi pada:
Melasma karena hormon ini biasanya muncul simetris di kedua sisi wajah, seperti pola kupu-kupu di pipi dan hidung.
Pernah nggak jerawat udah sembuh tapi meninggalkan bekas hitam? Itu yang namanya Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH). Semakin sering kamu memencet jerawat, semakin gelap bekasnya.
PIH terjadi karena peradangan pada jerawat memicu produksi melanin berlebih di area tersebut. Kulit yang lebih gelap (Fitzpatrick tipe 3-6) lebih rentan mengalami PIH.
Ini juga berlaku untuk luka atau peradangan kulit lainnya, seperti eksim, psoriasis, atau infeksi kulit.
Kalau orang tua atau kakek-nenek kamu punya riwayat flek hitam, kamu juga lebih berisiko mengalaminya. Faktor genetik memang memengaruhi seberapa aktif melanositmu memproduksi pigmen.
Selain itu, seiring bertambahnya usia, kulit mengalami penurunan regenerasi sel dan distribusi melanin jadi nggak merata. Inilah kenapa flek usia atau age spots lebih sering muncul di atas usia 40 tahun.
Ini nih yang sering diremehkan. Layar HP, laptop, dan tablet memancarkan blue light atau High Energy Visible (HEV) light. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa blue light juga bisa merangsang produksi melanin, apalagi pada kulit yang lebih gelap.
Selama pandemi dan era work-from-home, banyak orang menghabiskan waktu 8-12 jam di depan layar. Dampak akumulasi blue light ini bisa bikin kulit kusam dan muncul flek hitam, lho.
Merokok nggak cuma buruk untuk paru-paru, tapi juga untuk kulit. Zat-zat kimia dalam rokok merusak kolagen dan elastin, mengurangi suplai oksigen ke kulit, dan memicu produksi melanin yang tidak merata.
Studi menunjukkan bahwa perokok memiliki risiko hiperpigmentasi yang lebih tinggi, terutama di area wajah dan bibir. Ditambah lagi, racun dalam rokok membuat kulit lebih kusam dan rentan terhadap radikal bebas.
Beberapa produk skincare atau obat-obatan tertentu bisa memicu flek hitam. Misalnya:
Ini nggak bisa ditawar. Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, bahkan saat di dalam ruangan. Pilih sunscreen dengan spektrum luas (broad spectrum) yang melindungi dari UVA dan UVB.
Reapply setiap 3-4 jam, terutama kalau kamu beraktivitas di luar ruangan. Sunscreen adalah langkah pencegahan paling penting dan paling efektif.
Beberapa bahan aktif yang terbukti efektif mencerahkan flek hitam:
Chemical peel menggunakan larutan asam dalam konsentrasi tertentu untuk mengelupas lapisan kulit mati dan merangsang regenerasi sel baru. Hasilnya, flek hitam berangsur pudar.
Prosedur ini harus dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional di klinik kecantikan. Jangan coba-coba DIY chemical peel di rumah karena risiko iritasi dan luka bakar sangat tinggi.
Untuk flek hitam yang membandel, laser bisa jadi pilihan. Beberapa jenis laser yang biasa digunakan:
Setiap jenis laser punya indikasi dan efek samping yang berbeda. Konsultasi dengan dokter kulit sangat penting sebelum memutuskan jenis laser yang tepat.
Microneedling menggunakan jarum-jarum halus untuk membuat micro-injuries di kulit, merangsang produksi kolagen, dan membantu penyerapan produk pencerah yang dioleskan setelah prosedur.
Hasilnya memang perlu beberapa sesi, tapi banyak yang puas dengan perbaikan tekstur dan warna kulit yang lebih merata.
Flek hitam memang bikin nggak pede, tapi kabar baiknya: ini bisa diatasi dan dicegah. Kuncinya ada di konsistensi. Mulai dari hal paling dasar yaitu pakai sunscreen setiap hari, lalu tambahkan produk perawatan dengan bahan aktif yang tepat.
Kalau flek hitammu sudah membandel atau kamu bingung harus mulai dari mana, nggak ada salahnya konsultasi langsung dengan dokter kulit.
Butuh bantuan mengatasi flek hitam? Yuk konsultasi gratis di The Skin Code Clinic Krian. Dokter kulit kami siap membantu menentukan perawatan yang paling tepat untuk kulitmu. Klik di sini atau hubungi kami langsung via WhatsApp untuk booking jadwal konsultasi gratis sekarang juga!
— Tim The Skin Code Clinic Krian