#!/usr/bin/env python3
"""TSLaw: artikel kedua — 7 Pengacara & Konsultan Hukum untuk Membuat Surat Wasiat."""
import json, os, re, sys

OUT = "/home/mantapman/.hermes/profiles/atun/workspace/tslaw_listikel"
os.makedirs(OUT, exist_ok=True)
WA = "6281909222026"

CTA = f"""<p style="text-align:center;margin:34px 0 8px">
<a href="https://wa.me/{WA}?text=Halo%20TS%20Law%2C%20saya%20ingin%20konsultasi%20soal%20surat%20wasiat" target="_blank" rel="noopener"
style="display:inline-block;background-color:#122b63;color:#ffffff;font-weight:600;font-size:17px;
padding:15px 30px;border-radius:8px;text-decoration:none">Konsultasi Hukum Gratis via WhatsApp</a>
</p>
<p style="text-align:center;font-size:14px;color:#5b5b6b;margin:0 0 26px">
Tito Suprianto Law Firm — kantor advokat di Surabaya, melayani konsultasi tanpa biaya di awal.</p>"""

FAQ = [
    ("Apakah surat wasiat wajib dibuat di hadapan notaris?",
     "Tidak selalu. Wasiat olografis ditulis sendiri oleh pembuatnya, tapi tetap disimpan oleh notaris agar kekuatan pembuktiannya lebih kuat dan tidak mudah dipersoalkan."),
    ("Apakah surat wasiat harus dibuat ulang kalau harta bertambah?",
     "Tidak harus. Wasiat bisa mencakup harta yang baru diperoleh kemudian, asalkan rumusannya tidak membatasi pada daftar harta tertentu. Kalau daftarnya spesifik, sebaiknya diperbarui."),
    ("Bisakah surat wasiat dibatalkan?",
     "Bisa. Pembuat wasiat dapat mencabut atau mengganti wasiatnya selama masih cakap hukum. Perubahan sebaiknya dilakukan dengan akta baru supaya tidak menimbulkan perdebatan."),
    ("Apa yang terjadi kalau surat wasiat hilang?",
     "Untuk wasiat yang disimpan notaris, salinan resminya masih ada. Untuk wasiat olografis yang hanya disimpan sendiri, pembuktian menjadi jauh lebih sulit, dan itulah alasan penyimpanan di notaris dianjurkan."),
    ("Siapa yang berhak menuntut kalau wasiat tidak dijalankan?",
     "Ahli waris atau pihak yang berkepentingan dapat mengajukan gugatan ke pengadilan agar wasiat dilaksanakan. Karena itu, penunjukan pelaksana wasiat dan pencatatan yang rapi menjadi penting."),
]

ENTRI = [
    ("Tito Suprianto Law Firm",
     "Kantor advokat di Surabaya yang mendampingi pembuatan wasiat sekaligus menyiapkan bagian yang sering "
     "terlewat: pendataan harta, penentuan ahli waris, dan pengaturan agar tidak ada ahli waris yang merasa "
     "dikesampingkan. Tim juga menangani sengketa waris, perjanjian, dan urusan korporasi, sehingga wasiat yang "
     "menyangkut aset usaha bisa dibahas sekaligus. Selengkapnya di <a href=\"https://www.tslaw.id/\">beranda TS Law</a>."),
    ("Notaris",
     "Pihak utama dalam pembuatan wasiat terbuka dan wasiat rahasia. Notaris menuangkan keinginan pembuat wasiat "
     "ke dalam akta, menghadirkan saksi, dan menyimpan dokumennya. Notaris juga menyimpan wasiat olografis yang "
     "ditulis sendiri oleh pembuatnya. Karena itu, pemilihan notaris berpengaruh pada kerapian administrasi "
     "di kemudian hari."),
    ("PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah)",
     "Dibutuhkan ketika wasiat menyangkut tanah, rumah, atau hak atas tanah. PPAT memastikan objek yang "
     "diwasiatkan jelas batas dan bukti kepemilikannya, sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih klaim dengan "
     "sertifikat lain. Untuk harta berupa properti, kedua jenis akta ini sering berjalan berdampingan."),
    ("Advokat yang menangani sengketa warisan",
     "Wasiat yang jelas pun bisa dipersoalkan pihak lain. Advokat berperan menyusun sanggahan atau pembelaan, "
     "mengumpulkan bukti mengenai keadaan pembuat wasiat saat menandatangani, dan mewakili klien di pengadilan "
     "bila perkara bergulir. Lebih murah mencegah daripada berperkara, dan itu tugas drafter wasiat."),
    ("Lembaga bantuan hukum (LBH)",
     "Bagi keluarga yang tidak mampu, sengketa waris bisa ditangani lewat bantuan hukum gratis. Layanan ini "
     "umumnya mencakup nasihat hukum, pendampingan di luar pengadilan, dan bantuan litigasi untuk perkara "
     "tertentu. Siapkan surat keterangan tidak mampu sebelum mengajukan permohonan."),
    ("Konsultan perencanaan warisan (estate planning)",
     "Kalau harta yang ditinggalkan mencakup usaha, beberapa properti, atau aset lintas kota, perencanaan "
     "warisan perlu dibahas lebih awal bersama penasihat pajak dan keuangan. Tujuannya agar pembagian tidak "
     "memaksa penjualan aset mendesak, dan agar usaha tetap berjalan setelah pemiliknya meninggal."),
    ("Pengadilan Negeri (jalur penyelesaian sengketa)",
     "Bukan tempat membuat wasiat, tetapi tempat mengajukan gugatan bila wasiat dipermasalahkan, misalnya "
     "diduga dibuat di bawah tekanan atau tidak memenuhi syarat. Memahami jalur ini sejak awal membantu Anda "
     "menimbang seberapa kuat dokumen yang sedang disusun."),
]

ISI = f"""<p>Surat wasiat adalah dokumen yang menentukan apa yang terjadi pada harta Anda setelah Anda meninggal. Kalau
salah susun, yang menanggung akibatnya bukan Anda, melainkan keluarga yang harus berdebat di pengadilan. Karena itu,
pilihan pendamping untuk menyusunnya layak dipertimbangkan seperti Anda memilih penasihat keuangan.</p>
<p>Artikel ini membahas tujuh pihak yang biasa terlibat dalam pembuatan surat wasiat di Indonesia, lengkap dengan
peran masing-masing, plus syarat sah dan kesalahan yang paling sering terjadi.</p>

<h2>Apa itu surat wasiat dan dasar hukumnya</h2>
<p>Surat wasiat atau testament adalah pernyataan terakhir seseorang mengenai apa yang dikehendaki setelah meninggal
dunia. Pengaturannya berada dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), khususnya bagian yang membahas
warisan. Karena sifatnya sepihak, wasiat bisa diubah atau dicabut selama pembuatnya masih cakap hukum.</p>
<p>Yang perlu dipahami sejak awal: wasiat tidak bisa dipakai untuk mengabaikan bagian mutlak ahli waris tertentu.
Ada bagian yang sudah ditentukan hukum dan tidak dapat dihapus begitu saja oleh keinginan pembuat wasiat.</p>

<h2>Tiga jenis surat wasiat</h2>
<p><strong>Wasiat olografis</strong> ditulis sendiri dengan tangan pembuatnya, lalu disimpan di notaris. Paling
sederhana dan murah, tetapi pembuktiannya bergantung pada keaslian tulisan.</p>
<p><strong>Wasiat terbuka (openbaar testament)</strong> dibuat di hadapan notaris dan dihadiri dua orang saksi.
Keinginan disampaikan secara lisan, lalu notaris menuangkannya ke dalam akta. Jenis ini paling rapi untuk dijadikan
bukti.</p>
<p><strong>Wasiat rahasia (geheim testament)</strong> ditulis sendiri, lalu diserahkan dalam keadaan tertutup kepada
notaris. Isinya hanya diketahui pembuat wasiat, sementara notaris mencatat penyerahannya.</p>

<h2>Syarat sah yang tidak boleh dilewatkan</h2>
<p>Pembuat wasiat harus cakap hukum dan bertindak atas kehendak sendiri, tanpa tekanan dari pihak mana pun.
Saksi tidak boleh orang yang punya kepentingan atas harta tersebut, misalnya calon penerima wasiat atau keluarganya.
Objek yang diwasiatkan harus jelas, dan untuk harta berupa tanah sebaiknya disebutkan bukti kepemilikannya.
Kalau salah satu syarat ini tidak dipenuhi, ahli waris lain berpeluang membatalkan wasiat tersebut.</p>

<h2>Tujuh pilihan pendamping</h2>
<h3>1. {ENTRI[0][0]}</h3><p>{ENTRI[0][1]}</p>
<h3>2. {ENTRI[1][0]}</h3><p>{ENTRI[1][1]}</p>
<h3>3. {ENTRI[2][0]}</h3><p>{ENTRI[2][1]}</p>
<h3>4. {ENTRI[3][0]}</h3><p>{ENTRI[3][1]}</p>
<h3>5. {ENTRI[4][0]}</h3><p>{ENTRI[4][1]}</p>
<h3>6. {ENTRI[5][0]}</h3><p>{ENTRI[5][1]}</p>
<h3>7. {ENTRI[6][0]}</h3><p>{ENTRI[6][1]}</p>

<h2>Dokumen yang perlu disiapkan</h2>
<p>Pembuatan wasiat berjalan lebih cepat kalau datanya lengkap sejak awal. Siapkan identitas diri dan kartu
keluarga, lalu susun daftar harta beserta bukti kepemilikannya: sertifikat tanah, BPKB kendaraan, rekening bank,
saham, atau dokumen usaha. Cantumkan juga data calon ahli waris, termasuk nama lengkap, hubungan keluarga, dan
tanggal lahir, karena data inilah yang dipakai saat verifikasi di kemudian hari. Kalau ada harta yang diperoleh
dari warisan sebelumnya, siapkan penetapan atau akta terkait, supaya tidak tercampur dengan harta yang dibagi
melalui wasiat.</p>

<h2>Kesalahan yang sering terjadi</h2>
<p>Menunda pembuatan sampai kondisi kesehatan menurun, sehingga kemampuan menyusun dokumen jadi terbatas.
Membuat wasiat sendiri tanpa menyimpan salinan resmi di notaris. Menunjuk penerima wasiat sebagai saksi.
Tidak memperhitungkan bagian mutlak ahli waris, lalu heran ketika wasiat dipersoalkan. Dan yang paling sering:
hanya membahas harta, padahal wasiat juga bisa memuat penunjukan pelaksana dan pesan mengenai usaha keluarga.</p>

<h2>Berapa biayanya</h2>
<p>Biaya pembuatan wasiat ditentukan oleh jenis wasiat yang dipilih dan kerumitan hartanya. Wasiat olografis yang
hanya disimpan notaris biasanya paling ringan. Wasiat terbuka dengan banyak objek harta dan pengaturan usaha
memerlukan waktu penyusunan lebih panjang, sehingga biayanya menyesuaikan. Mintalah rincian pekerjaan dan
perkiraan waktu sebelum memutuskan.</p>

<h2>Baca juga</h2>
<p>Proses pembuatannya kami bahas bertahap di <a href="https://www.tslaw.id/panduan-membuat-surat-wasiat/">panduan
membuat surat wasiat</a>. Perbedaan warisan dan hibah dijelaskan di
<a href="https://www.tslaw.id/warisan-dan-hibah-perbedaan-syarat-cara-mengurus/">warisan dan hibah</a>, sementara
layanan kami yang lain ada di <a href="https://www.tslaw.id/practice-areas/">halaman layanan</a>. Untuk langsung
berbicara dengan tim, buka halaman <a href="https://www.tslaw.id/hubungi/">kontak</a>.</p>

<h2>Pertanyaan yang sering muncul</h2>
""" + "\n".join(f"<h3>{q}</h3><p>{a}</p>" for q, a in FAQ) + f"""

{CTA}
<script type="application/ld+json">{json.dumps({"@context": "https://schema.org", "@type": "FAQPage",
    "mainEntity": [{"@type": "Question", "name": q, "acceptedAnswer": {"@type": "Answer", "text": a}} for q, a in FAQ]},
    ensure_ascii=False)}</script>"""

A2 = {"judul": "7 Pengacara dan Konsultan Hukum untuk Membuat Surat Wasiat",
      "slug": "pengacara-surat-wasiat",
      "fokus": "pengacara surat wasiat",
      "seo": "7 Pengacara & Konsultan Hukum Surat Wasiat | Panduan",
      "meta": ("Panduan memilih pengacara, notaris, dan konsultan hukum untuk membuat surat wasiat, plus jenis "
               "wasiat, syarat sah, dan kesalahan yang perlu dihindari."),
      "tag": [46, 88, 78, 77],
      "pexels": "18854010",
      "alt": "Menyusun dan menandatangani surat wasiat bersama notaris",
      "isi": ISI}

teks = re.sub(r"<(script|style)[^>]*>.*?</\1>", " ", A2["isi"], flags=re.S | re.I)
print(f"{A2['slug']:<30} {len([w for w in re.split(chr(92)+'s+', re.sub(r'<[^>]+>', ' ', teks)) if w])} kata | "
      f"meta {len(A2['meta'])} char | h3 {A2['isi'].count('<h3>')}")
open(f"{OUT}/artikel2.html", "w").write(ISI)
print(f"isi disimpan: {OUT}/artikel2.html")
