# Perbaikan tslaw.id — 14 Oktober 2026

**Artikel:** #2944 — `7-langkah-hukum-menagih-utang-piutang-secara-profesional-tanpa-main-hakim-sendiri`
https://www.tslaw.id/7-langkah-hukum-menagih-utang-piutang-secara-profesional-tanpa-main-hakim-sendiri/

Satu perbaikan saja hari ini: **prioritas 2** (artikel 600-900 kata dipanjangkan menjadi 1.000+ kata
dengan isi yang benar-benar berguna, bukan padding). Hanya isi artikel ini yang disentuh; beranda,
halaman, tema, dan desain tidak diubah.

## Dasar pemilihan
- **Prioritas 1 tidak bisa dijalankan.** Token OAuth Google atun masih dicabut
  (`invalid_grant: Token has been expired or revoked.`, diuji ulang hari ini lewat
  `tslaw_audit_selaras.py`), jadi berkas audit belum bisa disegarkan (umurnya 6 hari). Snapshot
  8 Okt 2026 tetap dipakai dan **tidak ada kueri baru yang dikarang**; karena itu judul, slug, meta,
  dan fokus keyword tidak diubah. Tujuh artikel yang punya tayangan GSC/posisi 11-30
  (3065, 3057, 3233, 3208, 3230, 2940, 2823) sudah habis digarap 2-8 Okt.
- **Prioritas 2 (600-900 kata, belum digarap).** Survei ulang semua post lewat REST
  (`tslaw_survei_20261014b.py`, 60 publish) lalu bandingkan dengan sesi GA4 snapshot. Kandidat
  dengan sesi GA4 dan berurutan menurut nilai komersial: #2944 (899 kata, 1 sesi), #2931 (860, 1),
  #3177 (623, 1).
- **#2944 dipilih** karena (a) satu-satunya kandidat bersesi GA4 yang belum punya tautan pilar,
  (b) topik utang piutang adalah pekerjaan berulang kantor hukum (penagihan, somasi, gugatan),
  dan (c) isinya masih tipis: 7 langkah hanya 1 paragraf pendek per langkah, tanpa dasar hukum,
  tanpa penjelasan alat bukti, tanpa kedaluwarsa, dan tanpa bahasan risiko penagihan sendiri.
- Artikel yang sudah digarap sebelumnya tidak diulang (#3230, #3208, #3233, #2823, #2940, #3057,
  #3065, #3232, #3234, #3228, #3179, #3566 — dicek dari `perbaikan_*/CATATAN.md` dan isi folder).

## Yang diubah (POST 2944 saja)
Isi ditulis lewat **REST API JSON** (`Content-Type: application/json`), **bukan XML-RPC**.
Enam bagian baru disisipkan tepat sebelum blok FAQ, tiga paragraf lama yang bersarang
`<p><p>...</p></p>` dirapikan, dan FAQ diperluas 5 menjadi 7 pertanyaan dengan skema diselaraskan.

1. H2 **Dasar Hukum Penagihan Utang Piutang** — 4 paragraf: Pasal 1754 (pinjam pakai habis) dan
   Pasal 1338 KUHPerdata (persetujuan berlaku sebagai undang-undang, itikad baik); Pasal 1243,
   1236, dan 1246 KUHPerdata (ganti rugi = kerugian nyata + keuntungan yang sedianya diperoleh);
   Pasal 1249 dan 1250 KUHPerdata (jumlah ganti rugi yang diperjanjikan tidak boleh ditambah atau
   dikurangi; bunga keterlambatan dibayar sejak diminta di muka pengadilan); Pasal 1131 dan 1132
   KUHPerdata (jaminan umum seluruh harta debitor, dibagi menurut perbandingan piutang kecuali ada
   kreditor yang didahulukan).
2. H2 **Alat Bukti yang Menentukan Hasil Penagihan** — 4 paragraf: lima alat bukti Pasal 1866
   KUHPerdata; daftar dokumen yang harus lengkap sebelum menagih; bukti elektronik menurut Pasal 5
   UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU 11/2008, terakhir diubah UU 1/2024); disiplin
   konfirmasi saldo untuk piutang dagang.
3. H2 **Kapan Hak Menagih Utang Kedaluwarsa?** — 3 paragraf: Pasal 1967 KUHPerdata (hapus karena
   lewat waktu tiga puluh tahun, tanpa perlu menunjukkan alas hak); jangka waktu khusus Pasal 1971
   untuk tuntutan tukang dan pengusaha toko; Pasal 1987 (lewat waktu tidak berjalan terhadap anak
   yang belum dewasa dan orang di bawah pengampuan); kebiasaan kerja: catat jatuh tempo, kirim
   pengingat tertulis berjenjang, simpan bukti kirim.
4. H2 **Memilih Jalur Hukum Sesuai Nilai Utang** — 4 paragraf: gugatan sederhana Perma 4/2019
   (nilai materiil paling banyak Rp500.000.000, hakim tunggal, selesai paling lama 25 hari, satu
   penggugat dan satu tergugat kecuali kepentingan hukum sama, bukan sengketa hak atas tanah);
   gugatan biasa menurut Pasal 118 HIR; kepailitan Pasal 2 ayat (1) UU 37/2004 (dua atau lebih
   kreditor, tidak membayar lunas sedikitnya satu utang yang jatuh waktu dan dapat ditagih) beserta
   catatan bahwa jalur ini berat; eksekusi jaminan bila kreditor memegang jaminan khusus.
5. H2 **Batas yang Tidak Boleh Dilanggar Saat Menagih** — 2 paragraf: larangan tekanan fisik,
   penyitaan sepihak, penguncian tempat usaha, dan penyebaran identitas debitor, dengan Pasal 1365
   KUHPerdata (perbuatan melawan hukum) sebagai konsekuensinya; risiko UU 27/2022 tentang
   Pelindungan Data Pribadi; penegasan bahwa penagihan profesional bertumpu pada dokumen dan surat.
6. H2 **Mencegah Piutang Macet Sebelum Terjadi** — 2 paragraf: klausul yang layak masuk perjanjian
   (tenggat, denda/bunga, jaminan, pengakuan utang berkala, mekanisme somasi) dan administrasi
   daftar piutang menurut umur tagihan.
7. **FAQ 5 menjadi 7**: tambah "Apakah utang tanpa perjanjian tertulis tetap bisa ditagih?" dan
   "Bolehkah kreditor menyita sendiri barang debitor?" (keduanya dijawab di isi, bukan dikarang).
   **Skema FAQPage diselaraskan 5 menjadi 7 item** dan urutannya mengikuti tampilan halaman.

Bagian dari suntingan yang sama (integritas, bukan perbaikan baru):
- 3 paragraf bersarang `<p><p>...</p></p>` dirapikan (0 sisa).
- Seluruh 57 kalimat lama dipastikan masih ada (0 hilang, dibandingkan setelah spasi dinormalkan).

Tidak diubah (dipertahankan): judul/H1, slug/URL, meta description (memuat fokus keyword persis),
fokus keyword `utang piutang hukum`, tombol WhatsApp `wa.me/6281909222026`, dan tiga tautan
"Baca juga" yang sudah ada.

## Angka
| Ukuran | Sebelum | Sesudah |
|---|---|---|
| Kata (metrik audit, termasuk skema) | 899 | 2.256 |
| Kata (teks isi saja, tanpa skema) | 764 | 2.029 |
| H2 | 13 | 19 |
| H3 | 5 | 7 |
| FAQ tampil (H3 bertanya) | 5 | 7 |
| Item skema FAQPage | 5 | 7 |
| Paragraf `<p><p>` rusak | 3 | 0 |
| Tautan internal mati (404) | 0 | 0 |
| Tombol WA di dalam isi | 1 | 1 |
| Tayangan GSC 90 hari (snapshot 8 Okt) | 0 | menunggu data |
| Klik GSC 90 hari (snapshot 8 Okt) | 0 | menunggu data |
| Sesi GA4 90 hari (snapshot 8 Okt) | 1 | menunggu data |

Catatan: 27 tautan internal di halaman diperiksa satu per satu hari ini, semuanya 200.
GSC/GA4 live tidak bisa ditarik (token atun dicabut), jadi kolom "sesudah" menunggu data.

## Fakta yang dicek sebelum ditulis (semuanya dibuka hari ini)
- `tslaw_cek_fakta_20261014b.py` (Serper): peta sumber untuk tiap klaim.
- `tslaw_cek_fakta2_20261014b.py` (buka halaman):
  - Pasal 1967 KUHPerdata tiga puluh tahun + pengecualian pasal khusus (ILS Law Firm, 25 Mei 2025).
  - Pasal 1250 KUHPerdata bunga moratoir, wajib dibayar sejak diminta di muka pengadilan
    (BP Lawyers, 18 Jan 2022).
  - Perma 4/2019 gugatan sederhana paling banyak Rp500.000.000, hakim tunggal, paling lama 25 hari,
    pengecualian sengketa hak atas tanah (situs resmi PN Blangkejeren).
  - Pasal 118 HIR kompetensi relatif (artikel resmi DJKN Kemenkeu).
  - Pasal 1131 dan 1132 KUHPerdata jaminan umum (artikel resmi DJKN Kemenkeu).
  - Pasal 613 KUHPerdata cessie (Klinik Hukumonline) dan Pasal 1866 KUHPerdata lima alat bukti
    (Klinik Hukumonline).
  - Pasal 5 UU ITE beserta riwayat perubahan UU 19/2016 dan UU 1/2024 (peraturan.bpk.go.id).
- `tslaw_cek_fakta3_20261014b.py`: **Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 222 ayat (1)-(2) UU 37/2004**
  dibaca langsung dari PDF resmi di peraturan.bpk.go.id.
- `tslaw_cek_fakta5_20261014b.py`: teks persis Pasal 1234, 1236, 1243, 1246, 1249, 1250, 1338,
  1754, 1866, 1365 KUHPerdata dari Wikisumber (Buku Ketiga) dan Pasal 613, 1131, 1132, 1967, 1971,
  1987 dari Buku Kedua dan Keempat.
- Tidak ada angka tarif pasar atau statistik yang dikarang. Angka yang muncul hanya yang bersumber
  dari peraturan/peraturan mahkamah agung dan artikel resmi instansi.

## Berkas di folder ini
- `post_2944_SEBELUM.html` / `.json` — salinan utuh sebelum perubahan.
- `post_2944_SESUDAH_dryrun.html`, `post_2944_POSTRESP.json` — yang dikirim & balasan API.
- `post_2944_SESUDAH.html`, `post_2944_VERIFIKASI.json` — hasil baca ulang dari API
  (`isi_identik_dengan_yang_dikirim: true`, judul/slug/fokus/meta tidak berubah).
- `live_2944_verifikasi.html` / `.json` — halaman publik dengan cache buster: HTTP 200, 6 H2 baru
  tampil, 7 FAQ tampil, skema FAQPage valid 7 item dan semua pertanyaannya tampil, 27 tautan
  internal 200, tombol WhatsApp ada.

## Skrip
Workspace: `tslaw_survei_20261014b.py` (survei + pilih kandidat), `tslaw_fix_2944_20261014.py`
(dry run default, `--apply` untuk menulis), `tslaw_verify_2944_live_20261014.py`,
`tslaw_cek_fakta_20261014b.py`, `tslaw_cek_fakta2_20261014b.py`, `tslaw_cek_fakta3_20261014b.py`,
`tslaw_cek_fakta4_20261014b.py`, `tslaw_cek_fakta5_20261014b.py`.

## Dua kesalahan skrip yang ditemukan dan diperbaiki hari ini (pelajaran)
1. Penggantian blok skema memakai posisi indeks yang dihitung **sebelum** blok FAQ baru disisipkan,
   sehingga 200 karakter isi ikut terpotong. Gejalanya terdeteksi oleh pemeriksa
   "pertanyaan skema harus tampil di isi" (assert gagal) sebelum ada penulisan ke API.
   Aturan: hitung ulang posisi anchor setelah setiap penyisipan.
2. Pemeriksa "kalimat lama hilang" masih bisa memberi hasil palsu bila pemisahan kalimat dilakukan
   pada HTML bertag: batas blok menggabungkan dua kalimat menjadi satu potongan panjang, sehingga
   menyisipkan bagian baru di antaranya seolah menghapus kalimat. Perbaikannya: buang tag lebih
   dulu, rapikan spasi, baru pisah per kalimat. Setelah itu 57/57 kalimat lama terverifikasi utuh.

## Temuan untuk Bos (tidak dikerjakan hari ini)
- **Tautan "Baca juga" #2944 tidak nyambung**: mengarah ke artikel sengketa tanah dan warisan,
  padahal topiknya utang piutang. Tiga tautan sekaligus masih hidup (200), jadi tidak diubah hari
  ini karena aturannya tepat satu perbaikan per hari.
- **Klaster somasi/utang rapat**: #2923 (7 hal tentang somasi, 848 kata), #2926 (8 langkah somasi
  hutang, 820 kata), dan #2944 kini 2.029 kata membahas topik bertumpang tindih. Perlu keputusan
  Bos apakah #2923 dan #2926 diarahkan sebagai pendukung #2944 (atau sebaliknya) supaya tidak
  saling makan.
- **#2944 masih 0 tautan kontekstual ke pilar** `/law-firm-surabaya/` (prioritas 5, sengaja belum).
- **#3205 `/panduan-mendirikan-pt-untuk-umkm/`** tombol WhatsApp masih rusak (`wa.me/628`,
  nomor terpotong). Kandidat prioritas 4 bersama #3207 (label dan tombol).
- Label merek **"TTA Law Firm"** masih di 5 artikel (3205, 3207, 3219, 3232, 3234).
- **26 artikel publish masih di bawah 1.000 kata** (hasil survei hari ini), termasuk #3071 (518),
  #3175 (539), #3171 (539), #3059 (553), #3061 (557), #3173 (581). Bahan kerja prioritas 2
  beberapa hari ke depan.
- Token OAuth Google atun perlu otorisasi ulang agar GSC/GA4 bisa ditarik dan berkas audit
  disegarkan (sekarang umur snapshot 6 hari).
